Setelah 56 Hari
June 12, 2008 by luvdivinity
Hari ini sedikit spesial buat seorang Deni. setelah berjuang sebanyak 56 hari dan hanya belajar dan bertemu guru selama 140 jam….hasilnya memuaskan, setidaknya untuk kali ini. Minggu lalu tepatnya tanggal 4 Juni, aku mengikuti ujian kenaikan tingkat D dari tingkat C-beginner untuk bahasa Swedia. Sedikit kawatir karena sebenarnya aku harus mengikuti ujian yang sama pada bulan September mendatang, tapi dengan kerja keras akhirnya bisa meyakinkan guru untuk diijinkan mengikuti ujian bulan Juni.
“Nothing to lose” dalam pikirku saat itu.
Karena memang jatahku untuk belajar bahasa Swedia tingkat C-beginner adalah 400 jam. Tapi sekali lagi tidak ada salahnya mencoba mengukur kemampuan sejauh mana aku menyerap pelajaran selama ini. Yeah…ada rasa percaya diri walaupun sedikit. Bukannya tidak siap, tapi 2 minggu sebelumnya aku sibuk dan bolos sekolah hampir 2 minggu penuh hehhehe *pergi ke Riga dalam hal promosi kebudayaan dan ke Holland buat ketemu saudara-saudarakuw tercinta*, makanya ada sedikit tanya dalam diri,
“Apakah aku benar-benar siap untuk mengambil ujian?”
Namun perlahan-lahan keyakinan diri tumbuh dan ujianpun dijalani. Dengan perhitungan kalau tidak lulus aku masih punya sisa waktu 260 jam untuk melanjutkan belajar di tingkat C-beginner.
Dan hasilnya hari ini…..begini ceritanya!!! *untuk lebih membuat tulisan ini sedikit menarik kekekkekke*
Masuk sekolah jam 1 siang dan Bengt *Guru pengganti karena Kersti lagi liburan* menyuruh kita untuk masuk ke lab komputer. Kita disuruh mengerjakan latihan di komputer selama Bengt memanggil satu persatu murid yang ikut ujian kenaikan tingkat minggu lalu. Waktu serasa lambat sekali berjalan. Yang pertama dipanggil adalah Alistair, temen dari UK. Bengt memberi tahu hasilnya di ruangan yang lain tapi masih satu koridor dengan lab komputer. Alistair kembali dengan kertas berisi nilai yang menunjukkan kelulusan dengan perdikat *GODKÄNT* yang artinya *BAGUS*. Setelah itu satu persatu dari Drago, Remi dan Sevinj….dan semuanya kembali dengan kelulusan dengan predikat yang sama dengan Alistair. Terus terang aku ketar ketir juga…..bagaimana tidak, melihat wajah-wajah gembira mereka membuat aku tambah gugup dan kosentrasi buyar.
Bengt kembali dan sambil menatap ke mataku, beliau menyebut namaku…
“Deni, följa mig!” yang artinya *Deni, ikuti saya!*
Waduuuh yang namanya detak jantung semakin kencang saja, dan ruangan yang hanya berjarak 50 meter serasa seperti berkilo-kilo. Seingatku aku belum pernah segugup ini, bahkan menunggu hasil EBTANAS SMA aja santai banget. Sambil jalan, dalam hati doa Bapa Kami. Begitu kaki menginjak ruangan Bengt, ‘Om Namo Sivaya’ terucap 3 kali *Kebiasaan ini ditanamkan sejak kecil oleh Kakiang tercinta waktu beliau masih hidup, untuk ketenangan dan keselamatan*.
Bengt menyuruh aku duduk dan mengambil kertas putih hasil ujianku. Beliau jelaskan satu persatu nilai yang ada dan dimana letak kelemahan yang harus diperbaiki, sampailah ke hasil akhir….aku lihat tertulis *VG*. Hmmm…dalam hati aku bertanya-tanya, apa artinya VG karena yang aku lihat di kertas teman-teman yang sudah lulus hanya tertulis G *GODKÄNT*. Waduuuhhhh jangan-jangan tidak lulus…..alamaaaaakk!!! Tambah dech jantung ini berdebar kencang, sampe aku beranikan diri tanya…
“Ursäkta Bengt, vad betyder VG?” yang artinya *Bengt, apa artinya VG?*
Yeee, ini si Bengt malah ketawa *lucu kali ngelihat mukaku yang pucet* hehehhe….akhirnya dia menjelaskan seperti ini *langsung di translate ke Indonesia aja :)*
“Deni, VG itu artinya VÄL GODKÄNT sama dengan *VERY GOOD*. Mukamu kelihatan sangat kawatir, semestinya kamu harusnya senyum dan seneng karena VG itu lebih baik dari G, dan dari 75 murid yang ikut ujian sangat sedikit yang mendapatkan VG, bahkan beberapa murid di kelasku tidak lulus ujian kali ini *Bengt mengajar di C-advance*. Jadi aku ucapkan selamat, sudah lulus dengan predikat VG”.
Wuuuuuuuihhhh….serasa dapet undian dech!!! hehheheh….maunya sich langsung jejingkrakan, tapi nich otak masih mengingatkan kalau ada si Bengt di ruangan hehehhe. Begitu Bengt mempersilakan untuk balik ke lab komputer, begitu kaki keluar dari ruangan langsung jejingkrakan kayak orang gila di koridor hehehheh.
Telepon Älskling, Mama yang aku bisa denger dari suara mereka sangat senang dan berkali-kali mengucapkan selamat dan ntar malem mau telepon Papa. Besok rencananya mau telepon ke Bali karena kan sekarang udah malem. Legaaaaaaa banget! berarti ga percuma belajar keras, buktinya hanya dengan 140 jam dari jatah 400 jam bisa lulus dengan nilai VG. Hmmm….janji sama diri sendiri bakal belajar lebih keras lagi untuk memenuhi target lulus ujian nasional secepatnya, amien.
Terus….jalan-jalan ke kota. Padahal udara dingin dan kebetulan aku ga bawa jaket. Tapi saking senengnya, dibela-bela’in dengan celana 3/4 dan baju kaos lengan pendek menembus dinginnya Stockholm hari ini. Dapet hadiah dari Älskling, hubby tersayang…beli apa aja. Dan aku memilih untuk beli buku melengkapi koleksi karya Paulo Coelho. Dan ternyata di Akademik Bokhandeln, aku dapatkan 3 buku Paulo Coelho yang langsung saja aku sambar dan lengkap sudah kebahagiaanku kali ini, lulus ujian dengan nilai VG dan koleksi Paulo Coelho punyaku lengkap kap kap. I can’t ask for more
hehhehehhe
Sampe di rumah langsung menyalakan lilin di Lord Corner, mengucap syukur yang tak terhingga betapa beruntungnya aku menjadi hambaNYA yang dilimpahi sayang yang tak habis-habisnya.
“Tuhan…Bapaku, terima kasih. Telah memberiku kesempatan memberikan yang terbaik dari diriku untuk orang-orang yang menyayangi dan aku sayangi dan menjadi alasan mereka untuk tersenyum dan tertawa. Terima kasih atas setiap detik yang aku punya untuk menjalankan tugasku di dunia, mencoba dan berusaha berbuat yang terbaik untuk semua orang. Terima kasih karena telah memberikanku segala fasilitas untuk memberikan kebanggaan bagi semua orang yang mengenalku, terutama orang-orang yang menjadi bagian dari lakonku sebagai seorang prajurit kecil. Terima kasih, telah ijinkan aku untuk terus belajar dalam segala tugas, cobaan, ujian dan tempaan dariMU, untuk menjadi seorang Deni yang lebih baik lagi. Sekali lagi puji syukur dan terima kasih aku haturkan kehadiratMU. Amien”.
Dari seorang prajurit kecil yang ingin berbagi bahagia 
Deniiiiii, selamat ya say…. kerja keras selalu dapat ganjaran baiknya….tetap berjuang terusssss yaaaaaa….luv n hugs >:D<